SEPENGGAL HARAPAN UNTUK GUBERNUR BANTEN

Rabu (11/1/12) Banten resmi dipimpin pasangan terpilih Hj. Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno. Pasangan yang dilantik Mentri Dalam Negeri Gamawan Fauzi  ini merupakan pasangan yang akan memimpin – atau entah istilahnya berkuasa-  di Banten untuk masa jabatan 2012-2017. Lima tahun menjabat bukan waktu lama untuk bekerja keras membangun sebuah provinsi menjadi lebih baik, lebih berkembang, lebih maju, dan lebih bersaing dengan provinsi lainnya. Memang lima tahun jabatan belum cukup untuk serta merta mebuat provinsi tanah Jawara ini menjadi maju pesat, meskipun tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi. Memimpin tentu bukan bermain sulap yang hanya dengan mengucapkan mantra bim salabim bisa menjadi apa yang diinginkan. Untuk itu, perlu kerja keras, kerja cerdas dan tentu kerja ikhlas dalam memimpin terutama memimpin dalam lingkup besar seperti provinsi. Terlebih Banten yang masih berumur  11 tahun perlu pemimpin yang benar-benar ada tekad kuat untuk memajukan Banten.  Bukan hanya sekedar ingin berkuasa. Sangat disayangkan jika pemimpin Banten hanya berorientasi pada kekuasaan semata. Karena Banten bagi saya merupakan daerah yang memiliki potensi besar untuk maju. Sumber Daya Alam yang dimiliki Banten adalah kekayaan yang patut disyukuri dan dijaga kelestariannya. Karena tidak setiap daerah dianugerahi kekayaan alam seperti yang dimiliki Banten. Hutan masih hijau di berbagai daerah, lautan membentang di hampir setiap sudut Banten, aset wisata yang menawan dan indah dimana-mana, dan masih banyak potensi lain yang dimiliki Banten. Semua anugerah ini perlahan akan sirna dengan sia-sia jika tidak ditunjang dengan Sumber Daya Manusia yang baik dan dukungan dengan sistem kepemimpinan dalam mengelola provinsi yang maksimal.

Rasanya saya tidak perlu memaparkan bag

Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2012-2017

aimana kondisi Banten lima tahun terakhir yang dijabat oleh gubernur yang kini berhasil menjabat sebagai gubernur kembali, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, politik, atau bidang lainnya. Karena selain masing-masing masyarakat memiliki penilaian berbeda, saya khawatir jika saya memaparkan pendapat subjektif saya mengenai Banten lima tahun lalu hanya akan membuat masyarakat merasa lebih ironi, gerah, geram terhadap pimpinan sebelumnya. Saya memang tidak menilai pimpinan kemarin gagal, mungkin belum waktunya Banten berjodoh memiliki pemimpin yang benar-benar dan bernyali ‘jawara’ untuk membuat Banten maju. Untuk itu, meskipun saat ini Banten dipimpin oleh gubernur baru dengan wajah lama, saya hanya menyimpan sepenggal harapan untuk Banten. Dan mungkin ini harapan yang mewakili keinginan masyarakat Banten pada umumya. Karena saya yakin tidak ada satu pun rakyat yang ingin tinggal di provinsi tertinggal yang dikomandoi oleh pejabat-pejabat yang haus kekuasaan.

Layaknya harapan dari rakyat kecil lainnya, saya hanya memohon kepada yang terhormat ibu gubernur Hj. Ratu Atut Chosiyah dan bapak wakil gubernur Rano Karno untuk memimpin Banten dengan sebaik-baiknya. Dan saya yakin itu memang sudah ibu dan bapak niatkan sebelumnya. Kini, saya dan rakyat lainnya hanya menunggu bukti dari umbaran janji yang telah disampaikan pada saat ibu dan bapak memohon hak suara dari rakyat saat Pilkada. Maka itu tidak ada salahnya bukan jika saya berbalik memohon? Permohonan ini tidak seberapa dan bukan untuk kepentingan saya pribadi, tapi untuk Banten yang saya cintai. Permohonan tersebut diantaranya, saya tidak ingin lagi melihat pejabat berdasi dan bermobil mewah berselimut dibalik keserakahan memakan uang rakyat. Saat saya berkunjung ke Rumah Sakit Daerah, saya tidak ingin lagi melihat orang sakit terlantar di koridor rumah sakit dan dipersulit dalam berobat. Saat saya main ke sekolah saya tidak ingin lagi melihat seorang anak gigit jari karena tidak mampu sekolah dengan alasan tidak ada biaya. Saat saya hendak bepergian ke pelosok desa tidak ingin lagi melihat jalanan berlubang dan di desa tersebut masih ada rakyat yang hidup dalam kesulitan mencari sesuap nasi. Dan tolong berikan apresiasi tinggi pada pemuda pemudi Banten yang memiliki prestasi gemilang. Atau saat memberikan apresiasi berupa beasiswa atau memberikan bantuan untuk operasional sekolah, semoga tidak ada lagi potongan-potongan dana dari berbagai pihak. Saya ingin ibu dan bapak membuat Banten menjadi pelindung yang membuat masyarakatnya merasa nyaman, aman, sejahtera. Cukup, hanya itu. Terakhir, dengan tulus dari hati saya mendoakan, semoga ibu dan bapak yang telah dilantik bisa melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya. Selamat bertugas, semoga kebaikan dan ketulusan dalam menjalankan tugas diberkahi Illahi! Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s