Jadi Wartawan Kampus, why not?

RESENSI BUKU

Cover Buku Jurnalistik For Fun

Judul               : Jurnalistik For Fun

Penulis             : Hilal Ahmad dan Kru Xpresi Radar Banten

Penerbit           : Leutika Prio

Tebal               : 138 halaman

Genre              : Novel Fiksi

Menjadi wartawan? Bagi setiap orang mungkin menganggap adalah profesi yang sangat mudah dijalani. Hanya bermodal bisa menulis dan wawancara, selesai. Eits. Siapa bilang semudah itu? Siapapun memang bisa menjadi wartawan, tidak hanya lulusan jurnalistik atau komunikasi saja. Walaupun idealnya memang lebih baik bagi mereka lulusan kedua disiplin ilmu tadi. Tapi kenyataannya sampai saat ini di berbagai media massa lokal atau nasional banyak wartawan yang berlatar belakang non jurnalistik dan komunikasi. Bagi saya pribadi itu bukan persoalan besar. Yang menjadi persoalan besar adalah ketika menjalankan profesi wartawan tidak pada jalur yang sesungguhnya, seperti manipulasi data dan sebagainya. Ini fatal.

Jika Anda seorang pelajar atau mahasiswa yang ingin bercita-cita menjadi wartawan atau jurnalis, baiknya memang membiasakan diri dari sekarang untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan jurnalistik. Misalnya Anda yang saat ini duduk di bangku SMP atau SMA, bergabunglah dengan kelompok majalah dinding (mading) sekolah. Atau Anda sebagai mahasiswa bisa mengikuti Unit Keiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik. Hal ini bisa membantu Anda untuk membiasakan diri belajar menjadi seorang jurnalis. Atau ketika ada lomba-lomba seperti lomba mading, atau ada undangan seminar tentang kewartawanan, ikuti saja. Karena ini bisa menjadi pengalaman dan pembelajaran di masa mendatang.

Menjadi wartawan memang tidak semudah memutar balikan tangan. Tidak juga dengan hanya bermodal bisa menulis dan mewawancara seperti yang telah saya sampaikan di atas. Jadi wartawan butuh vitalitas, totalitas dan tentu saja kualitas. Wartawan memang terkesan capek. Bagaimana tidak, mulai dari pagi sampai larut malam harus on 24 jam. Artinya harus siap bekerja kapan pun dan saat apapun. Tentu saja ini sudah menjadi resiko. Tapi jika kita menjalaninya dengan ikhlas dan menerima segala resikonya, it’s no problem.

Saat ini tidak sedikit juga media massa yang menyediakan ruang bagi mereka, pelajar dan mahasiswa yang ingin belajar dan mencari pengalaman menjadi wartawan. Ini tentu saja peluang besar yang sangat sayang sekali dilewatkan. Tapi menjadi wartawan kampus juga memiliki resiko besar. Terutama dalam membagi waktu antara kuliah dengan pekerjaan. Di sisi lain kewajiban seorang mahasiswa adalah kuliah dan belajar, di lain pihak saat tiba di kantor tentu harus professional dalam bekerja. Ini yang terkadang menjadi tuntuan bagi kita untuk pandai-pandai mengatur waktu agar keduanya dapat berjalan dengan lancar. Tentu tidak mau kan nilai jadi turun drastis karena alasan sibuk kerja? Atau tidak mau juga kan dikeluarkan dengan tidak hormat karena sering telat menulis berita gara-gara sibuk kuliah?

Persoalan lain menjadi wartawan kampus adalah kendala fasilitas. Misalnya tidak punya kendaraan dan kamera. Bagaimana tidak, saat harus meliput suatu kejadian dan dikejar dateline, pergi ke TKP harus cepat untuk mendapatkan data sedangkan tidak memiliki kendaraan pribadi. Ini menjadi dilema bukan?

Untung saja ada teman-teman yang berbaik hati seperti Hilal Ahmad dan Kru Xpresi Radar Banten yang telah menuliskan pengalaman-pengalaman mereka dalam sebuah buku berjudul Jurnalistik For Fun. Buku ini bisa menjawab persoalan-persoalan seperti yang telah diulas tadi. Tidak hanya itu, buku terbitan Leutika Prio ini juga menyajikan ilmu pengetahuan yang lengkap namun disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami. Mengalir dan gaul. Terlebih dituliskan berdasarkan pengalaman mereka pribadi. Ini sangat pas dibaca buat Anda yang saat ini berstatus mahasiswa yang memiliki ketertarikan di dunia jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s