Tips Seleksi PPAN

Seperti yang sudah saya janjikan di postingan sebelumnya, bahwa saya akan coba share tips untuk mengikuti seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) yang merupakan program tahunan Kemenpora. Gak niat mengajari, hanya belajar dari pengalaman dan saya ingin membagikan informasi ini yang pasti penting untuk kamu yang minat ikut seleksi PPAN. Baiklah langsung aja, chek this out!

1. NIAT
Segala sesuatu yang ingin kita raih tentu harus diawali niat. Pun demikian dengan mengikuti program PPAN. Ketika sudah diawali dengan niat, kita akan sungguh-sungguh mencari tahu apa yang harus kita lakukan untuk mengikuti program ini. Niatlah dengan niat yang baik🙂

2. BAHASA INGGRIS
Kita tahu bahasa inggris merupakan bahasa dunia. Ketika kita akan mencoba dunia baru di lingkup internasional seperti PPAN, tentu bahasa inggris-lah bahasa yang kita gunakan. PPAN mewajibkan peserta bisa berbahasa inggris. Hal ini harus dibuktikan dengan sertifikat TOEFL. Ketika saya mengikuti seleksi PPAN tahun 2013, minimal score adalah 500. Jadi untuk kamu yang mau ikut dan belum memiliki sertifikat TOEFL, saya sarankan untuk segera kursus bahasa inggris dan ikuti tes TOEFL.

3. ATTITUDE

Etika dan sikap adalah segalanya ketika mengikuti seleksi PPAN. Sikap kita benar-benar diperhatikan. Bahkan kita gak bisa berbohong. Ketika kita mencoba berbohong, pasti ketahuan. Jadi ketika ikut seleksi PPAN, percumalah kalau berbohong demi menunjukan diri yang bukan sebenarnya. Maksudnya, jangan pernah menutupi sesuatu demi membuatmu agar dipandang baik. Jangan dibuat-buat, jadi diri sendiri. Bahkan nih, bagaimana cara kita berjalan, bagaimana cara kita berbicara, bagaimana cara kita berinteraksi dengan teman, itu akan ketahuan siapa diri kita. 
Jadi percuma bohong. Setiap seleksi PPAN, pasti ada tes psikologi dan tentunya menghadirkan psikolog yang udah siap ‘membongkar’ luar dalam diri kamu yang sebenarnya. Hal ini menjadi sangat penting untuk menentukan apakah kamu layak atau gak menjadi perwakilan Indonesia di PPAN.

4. PINTAR BUKAN SEGALANYA

Saya teringat ketika saya mengikuti seleksi PPAN, ada salah satu peserta yang jenius, brilian, easy going, udah sering ke luar negeri, pinter pake banget lah pokoknya. Tapi dia gak lolos. Kenapa? Seperti yang saya tulis di poin 3, bahwa attitude lah yang the most important than everything, termasuk kepintaran. Saya kalah bahkan jauh sekali bandingannya dengan peserta itu soal wawasan atau pengetahuan. Ketika saya berbincang dengannya, saya merasa ‘kerdil’ wawasan. Saya ibarat bayi yang baru dilahirkan ke dunia kalau bicara dengan dia. Gak tau apa-apa. Kala itu saya yakin, dia pasti lolos. Tapi ternyata gak lolos. Usut punya usut, dia sangat rendah poinnya dalam hal etika. So, buat kamu yang ngerasa belum tahu apa-apa, belum pintar, percayalah kepintaran itu bukan turunan, tetapi bisa diasah dengan cara membaca, mendengar, diskusi, dan bertanya. Saya juga bukan orang pintar, kok. Cuma modal sungguh-sungguh dan mau belajar aja.

5. KESENIAN

Nah ini juga penting banget. Karena secara umum misi dari program PPAN ini adalah untuk membantu pemerintah mempromosikan kekayaan Indonesia dalam segi seni dan budaya. At least, kamu harus bisa mempraktekan kesenian asal daerahmu sendiri. Usahakan, kesenian yang ditunjukan dalam seleksi ini kesenian daerah seperti menari, pencak silat, atau bermain alat musik tradisional. Latihan jauh-jauh hari, biar gak terkesan baru bisa kemarin sore.

6. PERCAYA DIRI

Ini juga gak kalah penting. Buat apa wawasan udah mumpuni, sikap udah baik, kesenian udah mahir, bahasa inggris gak diraguin lagi, tapi gak PD. Ini bahaya. Percaya diri adalah bekal kita untuk bisa setahap lebih maju dari orang lain. Yakin aja kalau kita bisa memberikan yang terbaik. Dan kalau kita aja udah gak pecaya sama kemampuan diri sendiri, apalagi orang lain? Nah yang harus diperhatikan juga jangan over. Jangan terlalu show up. Lihat sikon aja, kapan dan saat apa seharusnya kita show.

Sekian dulu ya, kalau ada hal yang saya lewatkan, silahkan isi kolom komentar agar saya bisa share lagi di postingan selanjutnya. Semoga bermanfaat😉

3 responses to “Tips Seleksi PPAN

  1. hallo ka🙂 aku maya, aku mau tanya dong untuk kesenian yang ditunjukkin gimana ya ? soalnya aku ngga bisa nyanyi, nari atau main alat musik. tapi kalo storry telling, masak atau nulis inshaAllah itu bisa. apa itu bisa jadi pertimbangan ya ka ? maksih atas jawabannya sebelumnya🙂

    • Hallo, Maya😉
      Keterampilan kesenian daerah itu wajib bisa. Karena itu penting banget buat program ini yg salah satu misinya adalah mempromosikan kesenian Indonesia. Di program ini kita pasti menampilkan kesenian daerah. Kamu bisa latihan dulu ke sanggar atau klw di kampus ada UKM kesenian, kamu bisa minta tolong mahasiswa disana buat ngelatih kamu. Saya jg sebelum ikut program nggak bisa kesenian daerah. Tapi saya latihan dulu ke sanggar selama kurang lebih satu bulan. Nggak harus expert, kok. Yang penting ada keinginan untuk bisa. Adapun skill lain yg kamu punya kayak story telling, masak dan menulis, itu bisa jd nilai plus. Jadi selama masih ada waktu buat latihan kesenian, manfaatin waktu tsb. Terima kasih🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s